Senin, 25 Oktober 2010

PEMBUATAN DATA BASE SISWA
PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 15 WONOSARI
1. Latar Belakang
        Perkembangan bidang teknik informatika saat ini memungkinkan semua bidang kehidupan manusia dapat semakin ringan dikerjakan dengan bantuan komputer. Demikian halnya dengan pengelolaan data siswa di sebuah sekolah. Dengan menggunakan perangkat lunak data base, data siswa dapat diakses dengan cepat oleh kepala sekolah, guru BP, atau orang tua siswa dengan bantuan komputer.
        Untuk dapat menyelesaikan belajar pada SMK YAPPI Gunungkidul, mulai tahun pelajaran 2003/2004 siswa diharuskan membuat tugas akhir berupa suatu produk yang layak jual atau layak pakai. Kegiatan ini dipakai sebagai ujian kompetensi. Sehingga profil kompetensi lulusan SMK YAPPI dapat dilihat secara langsung pada bentuk tugas akhir yang dikerjakannya.
        Dari kedua hal diatas, kami sebagai siswa kelas 3 SMK YAPPI Gunungkidul Program Keahlian Teknik Informatika bermahsud membuat Tugas Akhir dengan judul Pembuatan Data Base Siswa Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 15 Wonosari.
2. Alasan Pemilihan Judul
   Kami memilih judul tersebut karena beberapa alasan, antara lain :
   a. Kompetensi Pembuatan Data Base merupakan salah satu kompetensi yang dipelajari di Program Keahlian Teknik Informatika SMK YAPPI Gunungkidul.
   b. Program Data Base Siswa sangat diperlukan di Sekolah yang dapat digunakan untuk mengetahui secara cepat data-data tentang siswa.
       

3. Tujuan Pembuatan Tugas Akhir.
    a. Memenuhi salah satu persyaratan untuk dapat menyelesaikan belajar di SMK YAPPI Gunungkidul.
    b. Mengaktualisasikan diri sebagai tenaga teknik informatika tingkat menengah.

4. Jenis Kegiatan.
    a. Proyek, menghasilkan suatu produk data base siswa.
    b. Perseorangan, dikerjakan sendiri dengan bimbingan guru Teknik Informatika Bapak ..............

5. Strategi Pelaksanaan.
    Pelaksanaan Tugas Akhir ini melalui strategi atau tahapan sebagai beikut :
    a. Mengadakan pendekatan ke pihak sekolah.
    b. Meminta ijin ke sekolah.
    c. Pengumpulan data.
    d. Pembuatan design data base dan tampilan.
    e. Memasukkan data (data entry).
    f.  Uji coba.
    g. Perbaikan.
    h. Pemasangan program pada komputer sekolah.
    i.  Pelatihan bagi operator data base di sekolah.
    j.  Pembuatan buku tugas akhir.
    k. Presentasi di muka penguji.

6. Waktu dan tempat.
    a. Waktu  : 25 Januari 2004 s/d 17 April 2004.
    b. Tempat : SMPN 15 Wonosari.

7. Pelaksanaan Kegiatan.
 

No Kegiatan Januari Februari Maret April
Keterangan
2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Pemilihan Judul                                
2. Konsultasi dengan pembimbing                                
3. Pendekatan ke sekolah                                
4. Meminta ijin ke sekolah                                
5. Pengumpulan Data                                
6. Pembuatan Design Data Base dan Tampilan                                
7. Memasukkan data (Data Entry)                                
8. Uji Coba                                
9. Perbaikan                                
10 Pemasangan Program pada Komputer Sekolah                                
11. Pelatihan bagi operator di sekolah                                
12. Pembuatan Buku Tugas Akhir                                
13. Presentasi di muka penguji                                
14. Revisi Buku Tugas Akhir                                
8. Pendanaan   
No Kegiatan / Barang Jumlah Biaya satuan Total Biaya Keterangan
1. Pembuatan Proposal 3 buah Rp    5.000,00 Rp        15.000,00  
2. Pembelian Buku Microsoft Acces 1buah Rp   30.000,00 Rp        30.000,00  
3. Transport 16 kali Rp     4.000,00 Rp        64.000,00  
4. Pembuatan Buku Tugas Akhir 3 buah Rp   20.000,00 Rp        60.000,00  
5. Disket 2 buah Rp     4.000,00 Rp          8.000,00  
6. Sewa Komputer 60 jam Rp     1.000,00 Rp        60.000,00  
7. Perlengkapan presentasi Tugas Akhir 1 unit Rp   25.000,00 Rp        25.000,00  
8. Lain-lain     Rp        28.000,00  
J u m l a h Rp      280 .000,00
(dua ratus delapan puluh ribu rupiah)

Dana berasal dari :
a. Orang tua                                                        : Rp  100.000,00 (seratus ribu rupiah)
b. Diharapkan partisipasi dari SMPN 15 Wonosari  : Rp  180.000,00 (seratus delapan puluh ribu rupiah)

9. Pelaporan
Semua kegiatan yang mendukung Tugas Akhir ditulis dalam Buku Proyek Akhir yang sistimatikanya sebagai berikut :
Halaman Judul
Pengesahan
Abstrak
Kata pengantar
Ucapan Terima Kasih
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
BAB I Pendahuluan
            1.1 Latar Belakang
            1.2 Tujuan Penulisan
            1.3 Permasalahan
            1.4 Batasan Masalah
            1.5 Sistimatika Pembahasan
BAB II Teori Penunjang
            2.1 Data Base
            2.2 Microsoft Acces
            2.3 Jaringan Komputer
            2.4 Intranet
            2.5 HTML
            2.6 PHP
BAB III Perencanaan dan Pembuatan
            3.1 Blok Diagram program
            3.2 Instalasi Operating System Windows 98
            3.3 Instalasi Microsoft Office
            3.4 Instalasi PHP Triad
            3.5 Pemasangan Driver ODBC Microsoft Acces
            3.6 Pembuatan Design Data Base
            3.7 Pembuatan Design Tampilan menggunakan HTML dan PHP
BAB IV Pengujian dan Analisa
            4.1 Pengujian tampilan halaman depan
            4.2 Pengujian program pencarian nama siswa
            4.3 Pengujian program data seorang siswa
            4.4 Pengujian program penampilan nilai siswa
BAB V Penutup
            5.1 Kesimpulan
            5.2 Saran-saran
Daftar Pustaka
Lampiran


           

Mengetahui

Pembimbing
 
Wonosari, 14 Januari 2004

Penyusun
     
Drs. Umar Bakri   Indah Purnama
    " ?>Kembali
   

       

Kamis, 21 Oktober 2010

Cara Mengaktifkan dan Setting Aktifasi MMS & GPRS ProXL / XL Bebas / Xplor - Seting Jaringan WAP Mobile Internet di Ponsel

Untuk dapat menikmati layanan MMS dan GPRS dari ProXL, XL Bebas dan Xplor anda diharuskan untuk melakukan aktivasi ke pihak XL dengan cara menghubungi nomor telepon costumer service XL di nomer 818 (gratis) atau nomor 021-5795-9818 (tarif sesuai dengan yang berlaku). Setelah melakukan pengaktifan anda bisa melakukan setting, baik dengan cara otomatis via on the air, maupun yang manual, tergantung selera anda.
Setting Manual Parameter Melalui SMS Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS dan MMS ProXL / XL Bebas / Xplor :
- Ketik GPRS[spasi]merk handphone[spasi]tipe handphone
Contoh : GPRS NOKIA N-GAGE atau GPRS SIEMENS C62
- Kirim ke nomor 9667 (Tarif Rp 350 sekali kirim)
- Anda akan mendapat sms konfirmasi balasan dari operator XL
- Untuk mengaktifkan MMS anda tinggal merubah kode GPRS menjadi MMS
Setting Manual Parameter Untuk Dapat Terhubung Internet GPRS dan MMS ProXL / XL Bebas / Xplor :
- Connection name : XL GPRS
- Data bearer : GPRS
- APN / Access point name : www.xlgprs.net
- User name : xlgprs
- Prompt Password : No
- Password : proxl
- Authentication : Normal
- Homepage : http://wap.lifeinhand.com
- Connection Security : off

Selasa, 12 Oktober 2010

SMK SMA
Ditujukan untuk siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi
Ditujukan untuk siswa yang menginginkan bekerja dan melanjutkan ke perguruan tinggi
Kurikulum SMA lebih banyak teori dibanding dengan praktek Kurikulum SMK lebih banyak praktek dibanding teori
Tempat belajar hanya di lingkungan sekolah Tempat belajar di sekolah dengan di dunia usaha atau dunia industri. wujud dari Sistem Pendidikan Ganda
Tamatannya tidak siap kerja dan belum bisa mandiri Tamatannya lebih siap bekerja dan lebih mandiri

SMA

SMK

Ditujukan untuk siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Ditujukan untuk siswa yang mau bekerja dan melanjutkan ke perguruan tinggi
Kurikulum SMA lebih banyak teori dari pada praktek Kurikulum SMK lebih banyak praktek dari pada teori
Tamatannya tidak siap kerja dan tidak mandiri Tamatannya siap kerja dan mandiri
Tempat belajar hanya di sekolah Tempat belajar di sekolah dan dunia kerja
Melihat data perbedaan di atas, jelas terlihat bahwa SMK lebih menjanjikan masa depan dibanding SMA. Hal ini disebabkan karena :

Minggu, 10 Oktober 2010

Kamis, 07 Oktober 2010

Jaringan Client Server

CLIENT SERVER

1.Pendahuluan
Pemanfaatan perangkat lunak berperan erat bagi perkembangan di semua lini, baik itu institusi pendidikan, lingkungan bisnis, maupun kalangan pribadi. Tentunya tidak berpulang dari penggunaan perangkat lunak tersebut, sampai sejauh mana fungsinya dapat diberdayakan dan seberapa besar biaya yang dibutuhkan untuk penerapannya. Pemilihan perangkat lunak yang sejalan dengan kebutuhan harus benar-benar diperhatikan, karena itu perencanan awal dimulai dengan mengindentifikasi kebutuhan di lingkungan yang ada. Setelah proses identifikasi kebutuhan didaftarkan, kita dapat memilih perangkat lunak seperti apa yang akan digunakan. Tulisan kali ini, memperkenalkan salah satu bentuk client/server dengan mengambil contoh penggunaan ”Web Server”, yang beroperasi di lingkungan GNU/Linux dan penggunaan aplikasi client browser. Pemilihan sengaja jatuh ke lingkungan tak berbayar untuk memamfaatkan perangkat lunak tersebut, alias proyek opensource.
Pemamfaatan web server menambah khazanah pengembangan aplikasi web, seperti
-          elearning,
-          egovernment,
-          ecommerce.
Pendistribusian informasi di satu layanan dan penggunaan aplikasi client yang sungguh sangat mudah – hampir di setiap perangkat keras (PC, PDA) sudah terdapat browser. Web server sebagai pemberi pelayanan membutuhkan sistem operasi untuk menjalankan fungsinya. Sehingga kemampuan sistem operasi menangani web server menjadi perhatiannya. Yang tentunya komunikasi antar sistem operasi dengan aplikasi web server harus dimengerti kedua unit. Semua itu tak terlepas dari pengembangan model OSI (Open Systems Interconnection Reference) dan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memungkinkan komunikasi antar computer yang satu dengan lainnya, perangkat keras, perangkat lunak client/ server tentu menggunakan kaedah ini karena kaedah yang digunakan menjadi acuan para pengembang perangkat lunak maupun perangkat keras (vendor). Lebih jauh daripada itu, sistem operasi melakukan semua tugastugas penting dalam komputer, dan
menjamin aplikasiaplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar.
Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu. Dalam banyak kasus, sistem operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsifungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsifungsi
tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1.      Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2.      Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3.      Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4.      Pustakapustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang
5.      dapat dipanggil oleh aplikasi lain
6.      Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka. Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multitasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah RealTime OS. Apache Web server dapat berjalan di sistem operasi yang populer saat ini, seperti Windows, GNU, Unix maupun Mac OS. Pemilihan GNU sendiri berdasarkan beberapa pertimbangan pribadi seperti pengalaman dalam menggunakannya maupun keandalan dari sistem
operasinya. Dengan menggunakan komputer sekelas desktop, sistem operasi ini bisa berjalan dan berfungsi sebagai web server, dipermudah dengan proses instalasi dengan pemilihan paketpaket server yang diinginkan – web server.



















2.Pengertian Client Server

Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.
Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
                        1.Servis (layanan)
                        oHubungan antara proses yang berjalan pada mesin
                        yang berbeda
                        oPemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya.
                        oServer sebagai provider, client sebagai konsumen

                        2.Sharing resources (sumber daya)
                        oServer bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan
                        meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin
                        konsistensinya.

                        3.Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
                        Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu
                        menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu
                        secara pasif request dari client.
                         
                        4.Transparansi lokasi
                        Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada
                        mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari
                        client.


5.Mix-and-Match
Perbedaan server client platforms
                         
                        6.Pesan berbasiskan komunikasi
                        Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan
                        permintaan dan jawaban.
                         
                        7.Pemisahan interface dan implementasi
                        Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan
                        yang diterbitkan tidak berubah.
                        Client Server System





Client / Server Application



Perbedaan Tipe Client-Server
                        1.File Servers
                        oFile server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah
                        client-server.
                         
                        oUntuk sharing file melalui jaringan

                         
                         
                        2.Database Servers

                        oClient mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database

                        server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan

oServer menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan
data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
         
         

                         
                        3.Transaction Servers (Transaksi Server)
                        oClient meminta remote procedures yang terletak pada server dengan
                        sebuah SQL database engine.
                        oRemote procedures ini mengeksekusi sebuah grup
                        dari SQL statement
                        oHanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan
                        untuk melakukan transaksi



                         
                        4.Groupsware Servers
                        oDikenal sebagai Computer-supported cooperative
                        working
                        oManajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards
                        dan aliaran kerja
                        oData diatur sebagai dokumen


                         
                        5.Object Application Servers
                        oAplikasi client/server ditulis sebagai satu set
                        objek komunikasi
                        oClient objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object
                        Request Broker (ORB)
                        oClient meminta sebuah method pada remote object


   


                        6.Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)
                        oWorld Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang
                        digunakan untuk web.
                        oClient dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang
                        disebut HTTP.

Sistem Operasi Jaringan

Sistem Operasi Jaringan adalah adalah sebuah jenis system operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.
Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
  • Microsoft MS-NET
  • Microsoft LAN Manager
  • Novell NetWare
  • Microsoft Windows NT Server
  • GNU/Linux
  • Banyan VINES
  • Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris
Sesuai fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dibedakan menjadi dua tipe:
  • Jaringan peer to peer
  • Jaringan client/server
Jaringan peer to peer
  • Setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara.
  • Pada jaringan ini sumber daya terbagi pada seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya
  • Komputer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai sebuah komputer stand alone.
  • Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk membangun sebuah workgroup dimana masing-masing penguna komputer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras.
Jaringan client/server
  • Terdapat sebuah komputer berfungsi sebagai server sedangkan komputer yang lain berfungsi sebagai client
  • Komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut.
  • Sedangkan komputer client (workstation) sesuai dengan namanya menerima lanyanan dari komputer server
Untuk membangun suatu jaringan client-server diperlukan beberapa bagian:
  • Suatu komputer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server.
  • Komputer sebagai tempat kerja yang disebut sebagai workstation.
  • Peralatan jaringan seperti network interface card, hub dan lainnya.
  • Media penghubung antarkomputer.
  • System operasi jaringan seperti Windows 2000 server, Windows 2003 server, windows NT server, NetWare, unix, dan lainnya.
  • System operasi untuk workstation seperti DOS, Windows 3.1x, windows 9x, windows NT workstation, Windows XP, dan lainnya.
Komputer server bertugas dan berfungsi untuk:
  • Melayani dan mengontrol seluruh jaringan.
  • Melayani permintaan-permintaan dari komputer workstation.
  • Mengontrol hubungan komputer satu dengan komputer yang lain, termasuk hubungannya dengan perangkat-perangkat lain yang terdapat di dalam jaringan.
Adapun bentuk layanan (service) yang diberikan komputer service adalah:
  • Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama pada komputer client.
  • Print sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama.
  • Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data dan sistem aplikasi yang ada.
  • Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan.
  • Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan.
Untuk memilih komputer server harus memperhatikan :
  1. Sistem operasi yang digunakan.
  2. Sistem aplikasi yang akan dijalankan.
  3. Arsitektur jaringan yang diterapkan.
  4. Jumlah komputer workstation dalam jaringan yang dilayani.
  5. .Kemampuan dan daya tahan beroperasi dalam jangka waktu tak terbatas.
  6. Kompatibelitas terhadap produk jaringan lainnya.
  7. Dukungan teknis dari vendor perangkat tersebut.
Perangkat lunak dalam sebuah jaringan komputer terdiri dari dua perangkat utama, yaitu:
  • Perangkat lunak sistem operasi jaringan.
  • Sistem aplikasi yang digunakan untuk bekerja
Contoh sistem operasi jaringan :
  • Novell Netware dari Novell dengan dedicated servernya.
  • Windows NT Server dari Microsoft.
  • Unix yang dikenal dengan multiusernya.
Sedikit Ulasan Tentang Windows NT Server

Windows NT Server merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari Intel 80×86 (hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph). Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung platform Intel 80×86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak didukung lagi, mengingat kurangnya dukungan dari pihak ketiga untuk prosesor tersebut.
Windows NT menggunakan non-dedicate server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer server.
-Protokol jaringan menggunakan TCP/IP
-Untuk workstationnya bisa menggunakan sistem operasi windows NT workstation atau Windows XP.
-Penggunaan server windows NT optimal untuk jaringan yang menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis windows atau aplikasi-aplikasi grafis dan multimedia.
-Pada windows NT Microsoft memperkenalkan sebuah konsep manajemen jaringan dengan system domain, yaitu suatu pengelompokan secara logika terhadap beberapa komputer dalam jaringan, yang memungkinkan jaringan dikelola dari satu titik sebagai satu unit.
-sistem domain ini dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkan system manajemen jaringan, yaitu dengan menyediakan satu titik pencatatan untuk validasi pada jaringan.
-Titik tersebut memberikan ijin kepada user untuk menggunakan resource pada jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan. Untuk mendapatkan ijin tersebut, user cukup melakukan login pada titik tersebut sebagai domainnya.

Membangun Jaringan Wireless : Wireless Sederhana untuk Rumah atau Kantor Kecil

Pada saat ini teknologi telah memberikan kemudahan dalam menciptakan dan meningkatkan produktifitas yang efektif dan efisien. Begitu pun dalam membantu menciptakan kegiatan kolaborasi agar lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan jaringan computer baik local, maupun melalui jaringan internet. Untuk menciptakan suatu jaringan computer saat di permudah dengan adanya teknologi wireless.

Teknologi wireless adalah teknologi yang memanfaatkan gelombang radio dalam mengirim dan menerima data. Berbeda dengan teknologi wire atau kabel jaringan ini dapat mempertahankan keindahan atau kenyamanan ruangan tanpa harus terganggu banyaknya instalasi kabel jaringan. Pada saat ini penggunaan teknologi wireless untuk jaringan computer sudah sangat lazim digunakan di kantor-kantor besar atau pun perusahaan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi internal maupun ekternal perusahaan atau kantor.

Namun saat ini teknologi wireless tidak lagi menjadi dominasi kepentingan perusahaan atau kantor besar saja akan tetapi sudah menjadi suatu terend dimana sebuah tempat usaha kecil memiliki suatu jaringan wireless untuk komputer begitu di rumah untuk berbagi koneksi internet.

Saat ini telah hadir teknologi berbagai macam peralatan wireless untuk usaha kecil atau pun rumahan namun cocok pula untuk sebuah kantor atau tempat public. Diantaranya teknologi dari TP-LINK Technologies Co.LTD, berupa wireless access point dengan tipe TL-WA601G 108M .

Wireless Akses Point ini relative murah akan tetapi bukan murahan, dengan TL-WA601G 108M Access Point menghubungkan jaringan komputer berbasis kabel dengan jaringan atau perangkat wireless lainnya. Perangkat ini telah mengadopsi teknologi transmisi 108M Super G WLAN , yang dapat memberikan performance yang tinggi dan kemampuan mentransfer data sampai 108 Mbps pada saat menggunakan mode Dynamic 108M (AP dapat menggunakan teknologi IEEE 802.11b,802.11g dan 108Mbps Super G).

Akses point ini pun mengadopsi teknologi transmisi 2x sampai 3x eXtended Range WLAN sehingga jarak transmisi bisa 2x sampi 3x dari teknologi 802.11b,802.11g standar, sehingga mampu mencapai jarak 855,36 m hasil test di china asal teknologi ini. Akes point ini pun instalasi nya sangat mudah meksipun bagi pemula dengan menggunakan fasilitas web base untuk instalasi atau pengelolaannya.

Fitur utama yang di berikan oleh wireless akses point ini, yaitu :

• Mendukung IEEE802.11g, IEEE802.11b, IEEE802.3, IEEE802.3u standards
• Mengadopsi teknologi transmisi wireless lan 2x to 3x eXtended Range™ dan 108M Super G™ .
• Mendukung kecepatan transfer wirelss LAN data 108/54/48/36/24/18/12/9/6Mbps or 11/5.5/3/2/1Mbps wireless LAN.
• Menyediakan fasilitas sekuriti ekripsi WEPs 64/128/152-bit WEP
• Menyediakan fasilitas keamanan WPA/WPA2 dan WPA-PSK/WPA2-PSK autotentikasi dan enkripsi TKIP/AES
• Built-in DHCP server yang mendukung distribusi alamat IP dinamis.
• Mendukung filtering alamat MAC.
• Mendukung multi mode operasional wireless (Access Point, Client, Repeater, Point to Point, Point to Multi-point)
• Mendukung TCP/IP, DHCP, SNMP
• Mendukung statistik trafik.
• Mendukung upgrade firmware.
• Mendukung Remote dan Web manajemen.

Dengan fitur diatas , sudah dapat mendukung membangun suatu jaringan wireless untuk kantor usaha kecil, rumah bahkan ruang public seperti taman, lobi, auditorium ruang seminar.

Langkah sederhana membangun sebuah jaringan lan wireless sederhana dengan TL-WA601G 108M di rumah/kantor untuk berbagi koneksi internet dan fasilitas lan lainnya.

• Sebuah TL-WA601G 108M
• Koneksi Internet (DSL, Kabel) misalnya koneksi speedy (berikut modem ADSL)
• Komputer yang memiliki perangkat wireless.
MENGENAL TL-WA601G

Tampilan depan indicator led

Led :
Power tanda indikator power menyala atau tidak
System tanda indikator system berjalan atau tidak (jika lampu led menyala system hidup, dan jika led berkedip/flashing system ada aktifitas)
LAN tanda indikator jika ada jaringan lan yang terhubung/berkatifitasdengan port Ethernet AP
WLAN tanda indikator jika radio wireless menyala atau tidak.


Tampilan belakang
Terdapat Antena yang menempel di AP (bisa diganti dengan High Gain Antenna untuk meningkatkan performance)
Tombol reset
Port LAN 10/100 Mbps untuk koneksi ke lan atau modem ADSL
Soket power untuk power listrik yang disuplai dari adapter listrik AP.


SETUP ACCESS POINT

Mensetup TL-WA601G 108M sebagai akses point
Konfigurasi default awal dari AP ini, yaitu :
memiliki default IP 192.168.1.1 dan sub net 255.255.255.0
memiliki user id : admin dan password : admin

setup ip komputer kita dengan nomor 192.168.1.x (misalnya 192.168.1.2 dengan subnet yang sama yaitu 255.255.255.0)
hubungkan AP dengan komputer kita dengan menggunakan kabel utp yang bisaanya tersedia dalam paket perangkat AP.
Lalu nyalakan AP dan lalu buka browser dan buka alamat 192.168.1.1 maka akan muncul halaman login. Isi user id dengan admin begitu pun passwordnya admin, maka akan muncul halaman system status yang berisi informasi berikut :



Network

• Pilih static IP :
• IP Address : isi sesuai konfigurasi lan yang sudah ada dengan subnet yang sama agar bisa diakses dan di kelola melalui jaringan, atau menggunakan default. 192.168.1.1 (syarat tidak sama dengan ip pc atau perangkat lain)
• Subnet Mask : isi sesuai dengan subnet mask jaringan yang ada , atau cukup isi dengan 255.255.255.0
• Gateway : di isi dengan alamat IP Gateway dengan subnet yang sama.
• MAC Adress : alamat fisik dari AP (tidak bisa di rubah)

Wireless
1. Basic Seting
o SSID : isi dengan nama jaringan wifi yang kita bangun misalnya Wifi-Rumah
o Channel : pilih channel frekuensi radio AP yang akan digunakan (mirip dengan chanel radio, client secara automatis akan menemukan untuk menghubungkan dengan jaringan wireless)
o Mode : mode teknologi transmisi yang akan digunakan.
  • 108Mbps (Dynamic) - Super G, 802.11g and 802.11b wireless yang bisa terkoneksi ke AP.
  • 108Mbps (Static) - hanya Super G wireless client yang bisa terkoneksi ke AP
  • 54Mbps (802.11g) – Dua-duanya 802.11g dan 802.11b wireless yang dapat terkoneksi ke AP.
  • 11Mbps (802.11b) - hanya 802.11b client wireless yang bisa terkoneksike AP.
o Pilih Access Point dengan Enable SSID Broadcast (jika id wifi ingin disebar dan bisa terlihat oleh client)
2. Wireless Security
Jika pilih disable maka system keamana tidak di di terapkan koneksi terbuka bebas untuk siapa saja yang ingin terkoneksi dan proses pengiriman data tidak terenkripsi, bisaanya dipilih untuk hotspot di tempat public yang memang setiap orang boleh terhubung dengan jaringan internet dengan mudah. (namun direkomendasikan memilih salah satu mode keamanan jaringan wireless)
Paling sederhana pilihlah WEP dengan type shared key serta pilih key format 64 bit dengan 10 dijit untuk heksadesimal (kombinasi dari 0-9,
a-f, A-F, kosong tidak di perbolehkan) atau 5 dijit karakter ASCII. (cattansemakin besar key format yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan wireless dalam mentransfer data karena memerlukan enkripsi yang panjang).
3. MAC Filtering
Jika masih belum yakin akan keamanan, takut kantor/tetangga sebelah ikut menikmati koneksi internet yang kita langgan tanpa ijin, maka kita bisa menggunakan MAC Filtering untuk menfilter pc mana saja yang bisa terkoneksi dengan jaringan wireless kita. Jika iya:
1. Pilih enable
2. Lalu pilih Deny Stations not in specific by any enabled entries in the list to access.
3. Kemudian Add new dan isi :
4. MAC Address - MAC address client (dapat dilihat dari properties wireless client atau melalui perintah dos yaitu ipconfig all).
5. Description – deskripsi sederhana client.
6. Privilege - Allow boleh mengakses; Deny tidak boleh mengakses: atau harus mengisi kata kunci sesuai persyaratan WEP agar dapat mengakses AP
7. WEP key : isi sesuai yang dipilih apa kata kunci itu 64-bit, or 128-bit, or 152-bit yang digunakan untuk mengakses AP
8. Status – status dari client yang terdapatar di apa statusnya di aktifkan atau tidak.

4. Statistik Wireless
Fasilitas statistick sederhana yang memonitor data client yang terkoneksi.

DHCP
Sistem dapat di setup sebagai server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), dimana server akan mendistribusikan alamat ip untuk masing-masing client.
1. DHCP Setting
• DHCP Server - Enable ataur Disable the DHCP server. Jika memilih dis able alangkah baiknya jika kita memiliki dhcp server lain atau mengkonfigurasi manual untuk masing-masing client,
• Start IP Address – isi dengan range alamat ip awal untuk client, 192.168.1.100 is the default start address.
• End IP Address – isi dengan alamat akhir pada range pemberian alamat IP untuk client, 192.168.1.
• Address Lease Time – Lama waktu alamat ip itu dapat digunakan untuk mengakses AP dalam hitungan menit 1 ~ 2880 menit. Default 120 menit.
• Default Gateway - (Optional.) Isi dengan IP LAN port untuk AP.
• Default Domain - (Optional.) Isi dengan nama domain jaringan .
• Primary DNS - (Optional.) isi dengan primary dns yang diberikan ISP.
• Secondary DNS - (Optional.) isi dengan dns kedua yang diberikan ISP jika ada.
2. DHCP Clients List
Daftar client dhcp yang terkoneksi ke AP
3. Address Reservation
Alamat IP yang tidak pernah berubah atau statis , bisaanya di gunakan oleh server, misalnya print server

WIRELESS ADVANCE SETTING
Tidak perlu di rubah jika tidak perlu atau menguasai.

SYSTEM TOOLS
1. Firmware : untuk mengupgrade firmware dari AP
2. Factory default : untuk mengembalikan settingan awal pabrikan.
3. Reboot : reboot system
4. Password : untuk merubah user dan password administrator/super admin dari AP.

LOG
Log dari aktifitas AP

Membangun WAN

Sekolah merupakan wilayah pendidikan yang harus terus berkembang sesuai dengan trend dunia pada umumnya. Tak terkecuali dibidang teknologinya.Kali ini kita akan membuat sebuah jaringan akses internet untuk Sekolah Bertaraf Internasional di SMP Negeri 1 Pandaan. Disana sudah terdapat 3 line Speedy masing-masing paket Office Unlimited dan satu line broadband Jardiknas.  Ada 84 komputer yang akan disatukan dengan jaringan dan akses internet hotspot untuk lingkungan sekolah.
Untuk membangun jaringan ini kita menggunakan beberapa hardware sebagai berikut :
  1. Mikrotik RB411 Wireless Outdor
  2. Edimax BR6240WG Wireless Broadban Router
  3. Linksys WRT310N
  4. Antena Omni directional HG2415U-PRO
  5. Antena Grade HyperGain 24dBi  Semi Parabolic 2.4 GHz N-Female
  6. Antena wajanbolic
  7. PC Router (Intel PIII; 128 Mb; HD 10 GB)
  8. PC Server/proxi (Intel Core 2 Quad 2.40 GB;  HD 160GB)
  9. Kabel UTP
  10. Konektor RJ45

Membangun Jaringan LAN

Komponen utama jaringan lokal LAN
Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer? Jawabannya jelas, komputer. Tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? Ada dua macam, perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software).

MEMBANGUN JARINGAN LOKAL LAN
Komponen utama jaringan lokal LAN
Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer? Jawabannya jelas, komputer. Tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? Ada dua macam, perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang dimaksud di sini mencakup
network interface card (NIC),
hub,
switch dan bridge,
router,
kabel
perangkat lunak OS
Perangkat lunak yang jelas dibutuhkan adalah sistem operasi jaringan. Tulisan untuk pemula ini bertujuan menjelaskan apa dan bagaimana masing-masing perangkat keras yang telah disebutkan di atas.
Sebagai gambaran awal, Anda bisa melihat diagram yang melengkapi tulisan ini untuk mengetahui posisi setiap komponen. Komponen standar sebuah jaringan sederhana adalah Network interface card, hub dan kabel. Dengan ketiga komponen ini, Anda sudah bisa membuat suatu jaringan komputer !
Network Interace Card
Network interface card adalah kartu — maksudnya papan elektronik — yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Saat Anda membeli komputer, Anda bisa menanyakan penjualnya apakah pada komputer sudah dipasangkan NIC. Jika belum Anda bisa meminta penjualnya untuk memasangkan, atau Anda bisa membelinya dan memasangnya sendiri.
Ada banyak macam kartu jaringan. Ada tiga hal yang harus Anda perhatikan dari suatu NIC
tipe kartu,
jenis protokol
tipe kabel yang didukungnya.
Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI dan ISA. Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. Slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan kosong oleh pembuat komputer agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer Anda dengan menambahkan beberapa kartu — misalnya, kartu suara (untuk membuat komputer “bersuara bagus”), kartu video (untuk membuat tampilan layar komputer lebih bagus), kartu SCSI (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan perangkat berbasis SCSI), atau network interface card (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Ada dua tipe slot yang banyak dijumpai pada komputer-komputer yang beredar di pasaran, yaitu slot PCI dan slot ISA. Jika Anda membuka kotak (casing) komputer Anda, di bagian belakang Anda bisa melihat ada dua deret slot. Slot PCI biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dibandingkan slot PCI. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi. Di pasaran, biasanya harga kartu berbasis PCI lebih mahal.
Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah Ethernet dan Fast Ethernet. Ada beberapa protokol lain, tetapi kurang populer, yaitu Token Ring, FDDI, dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps, sedangkan Fast Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps. Jika memilih untuk menggunakan protokol Ethernet, Anda harus membeli kartu Ethernet. Demikian juga jika Anda telah memilih Fast Ethernet. Namun saat ini juga ada kartu combo yang mendukung Ethernet maupun Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang digunakan pada jaringan. Jika saat ini Anda memilih menggunakan Ethernet, tetapi Anda telah merencanakan untuk suatu saat nanti memerlukan kecepatan transfer yang lebih tinggi — sehingga memerlukan Fast Ethernet tak salah jika Anda memilih kartu combo. Dari sisi harga, kartu Ethernet saat ini boleh dibilang sudah sangat murah.
Dari sisi kabel, ada beberapa tipe kabel yang digunakan banyak orang, yaitu:
UTP (unshielded twisted pair),
coaxial,
fiber optik.
Yang paling banyak dipilih orang adalah UTP, karena murah, kemampuannya memadai dan pemasangannya cenderung lebih mudah. Kabel coaxial (mirip dengan kabel televisi) dulu banyak digunakan orang, tetapi saat ini boleh dibilang sudah hampir tak dilirik. Fiber optik merupakan kabel paling mahal (dari sisi instalasi maupun harga per meter), tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data paling bagus. Pemasangan kabel fiber optik paling rumit, karena itu mahal.
Dalam memilih NIC, Anda harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang telah/akan Anda pasang. Port/colokan untuk kabel UTP berbentuk mirip dengan kabel telepon tetapi sedikit lebih besar, port ini dikenal sebagai RJ-45. Ada beberapa kartu yang mendukung dua atau lebih tipe kabel. Namun jika Anda hanya akan menggunakan satu tipe kabel, pilihlah kartu yang mendukung satu tipe kabel saja karena harganya akan jauh lebih murah.
Satu hal lagi, jika Anda menggunakan komputer portabel (notebook), untuk berkoneksi ke jaringan Anda menggunakan kartu PCMCIA. Bentuk kartu ini mirip kartu kredit, tetapi sedikit tebal. Kartu ini dimasukkan ke port PCMCIA yang ada pada setiap notebook. Jika untuk komputer desktop sudah tersedia banyak pilihan kartu untuk protokol Fast Ethernet, untuk PCMCIA pilihan mereknya masih sedikit sehingga harganya sangat mahal. Jika pada komputer desktop tidak ada kartu kombinasi antara kartu jaringan dengan kartu modem, pada PCMCIA kombinasi ini justru menjadi salah satu favorit. Dengan kombinasi ini, Anda menghemat penggunaan slot PCMCIA dengan hanya menggunakan satu slot untuk dua kegunaan: modem dan jaringan. Saat ini hampir semua NIC yang beredar di pasaran sudah mendukung Plug-n-Play (NIC secara otomatis dikonfigurasi tanpa intervensi pengguna), tetapi ada baiknya Anda pastikan bahwa NIC yang Anda beli memang mendukung PnP.
Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
3com
accton
dlink
Kabel
Kabel merupakan komponen penting dalam jaringan. Kabellah yang membuat data bisa mengalir di jaringan — kecuali jika Anda menggunakan jaringan tanpa kabel (wireless). Jangan sampai Anda memilih kabel berkualitas jelek, walaupun harganya murah. Ada beberapa alasan untuk hal ini, di antaranya adalah:
Investasi untuk kabel biasanya hanya dilakukan sekali pada saat awal instalasi jaringan.
Kabel jaringan cenderung disembunyikan di balik dinding atau di bawah lantai. Jika Anda menggunakan kabel bermutu rendah dan suatu saat ditemukan ada masalah pada kabel, maka usaha untuk membongkar dan memasang kembali kabel akan jauh lebih mahal dibandingkan harga yang Anda bayar untuk mendapatkan kabel kualitas bagus yang tak merepotkan.
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, ada tiga jenis kabel yang dikenal orang. Jenis kabel yang banyak dipilih orang — terutama untuk jaringan kecil — saat ini adalah UTP. Beberapa perusahaan/lembaga yang cukup kaya memang cenderung memilih kabel fiber optik, karena dukungan untuk pengembangan ke depan yang lebih bagus. Ada pula beberapa pengguna yang hanya menggunakan kabel fiber optik untuk backbone dan menggunakan UTP pada segmen-segmen jaringannya.
Namun memilih UTP mungkin paling masuk akal jika jaringan Anda tak terlalu besar — ingat masih banyak komponen lain yang perlu Anda beli. Dari sisi pemasangan, UTP bisa dibilang paling tak merepotkan, Anda bisa memasangnya sendiri dengan hanya sedikit pengalaman. Jadi jika sekarang Anda sedang bersiap membangun jaringan, rasanya pilihan paling tepat adalah menggunakan kabel UTP. Kabel fiber optik akan lebih masuk akal jika digunakan pada backbone, nanti jika jaringan Anda sudah semakin besar dan ban banyak segmen yang harus saling terhubung.
Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
Lucent
Belden
amp
Hub
Secara sederhana, hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub memiliki 4 – 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Sebagian hub — terutama dari generasi yang lebih baru — bisa ditumpuk (stackable) untuk mendukung jumlah port yang lebih banyak. Jumlah tumpukan maksimal bergantung dari merek hub, rata-rata mencapai 5 – 8. Hub yang bisa ditumpuk biasanya pada bagian belakangnya terdapat 2 port untuk menghubungkan antar hub.
Dari sisi pengelolaan ada dua jenis hub, yaitu
manageable hub
unmanageable hub.
Manageable hub adalah hub yang bisa dikelola melalui software biasanya menggunakan browser IE — sedangkan unmanageable hub tak bisa. Satu hal yang perlu diingat, hub hanya memungkinkan pengguna untuk berbagi (share) jalur yang sama. Kumpulan hub yang membentuk jaringan hub disebut sebagai “shared Ethernet.” Pada jaringan terbagi seperti itu, setiap anggota hanya akan mendapatkan persentase tertentu dari bandwidth jaringan yang ada. Misalkan hub yang digunakan adalah Ethernet 10Mbps dan pada jaringan tersebut tersambung 10 komputer, maka secara kasar jika semua komputer secara bersama mengirimkan data, bandwidth rata-rata yang bisa digunakan oleh masing-masing anggota jaringan tersebut hanyalah 1Mbps. Nah bagaimana pula jika penggunanya hanya sendirian ?
Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub — namanya repeater. Sesuai namanya, repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh.
Beberapa product yang ada dipasaran saat ini antara lain:
3com hub office connect
cisco catalyst
allied telesyn
nexus
Bridge & Switch
Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.
Switch yang dimaksud di sini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu :
cut-through
store-and-forward.
Switch cut-through memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan. Switch store-and-forward, kebalikannya, menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. Waktu yang diperlukan untuk memeriksa satu paket memakan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tak mengganggu jaringan. Dengan teknologi terbaru, kecepatan switch store-and-forward ditingkatkan sehingga mendekati kecepatan switch cut-through. Di pasaran Anda juga bisa memilih switch hibrid yang menggabungkan arsitektur cut-through dan store-and-forward.
Dengan switch, Anda mendapatkan keuntungan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwidth 10Mbps penuh, tidak terbagi seperti pada “shared network.” Dengan demikian kecepatan transfer data lebih tinggi. Jaringan yang dibentuk dari sejumlah switch yang saling terhubung disebut “collapsed backbone.” Saat ini banyak orang memilih menggunakan jaringan Ethernet 10Mbps pada segmen-segmennya dan Fast Ethernet 100Mbps pada koneksi ke server. Untuk keperluan ini digunakan switch 10/100 yang biasanya memiliki beberapa (4-24) port 10Mbps untuk koneksi ke komputer klien dan 1 port 100Mbps ke komputer server.
Product sejenis ini adalah:
3comm superstack, corebuilder
cisco catalyst
dlink
Router
Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Sebuah IP router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lain. Anda mungkin bingung dengan definisi di atas, tetapi untuk mudah diingat, Anda menggunakan router ketika akan menghubungkan jaringan komputer ke jaringan lain. Jaringan ini bisa berupa jaringan pribadi (LAN/WAN) atau jaringan publik (Internet).
Product sejenis ini adalah:
Cisco
3com

Manfaat ServerLokal dan Cara Mudah Membangun ServerLokal (LOCALHOST)

Manfaat ServerLokal dan Cara Mudah Membangun Server Lokal. Itu adalah hal yang akan saya bahas pada artikel saya kali ini. Membangun Server Lokal adalah hal terbaik menurut saya yang dapat digunakan oleh para blogger pemula khususnya para blogger yang menggunakan wordpress. Mengapa pembelajaran blogging menggunakan serevr lokal merupakan hal terbaik menurut saya ? Karena dengan ini dapat menghemat biaya, dengan membangun server local di kompter di rumah kita tidak perlu harus terkoneksi ke internet untuk belajar mengelola blog. Pada server local kita bisa menginstall berbagai macam blog(seperti yang disediakan oleh Fantastico) jadi tanpa harus terkoneksi ke internet kita tetap bisa mengoprek dan mempelajari blog. Dengan tidak terkoneksi ke internet kita berarti kita sudah menyimpan uang kita. Meskipun kita tidak terkoneksi ke internet kita dapat melakukan segalanya sama persis dengan yang bisa kita lakukan jika kita terkoneksi dengan internet dalam mengoprek blog.
Kita hanya butuh koneksi ke internet untuk mendownload software yang dibutuhkan dalam pembangunan server lokal server serta mendownload mesin blog yang kita inginkan. Dan juga hanya untuk mengupload file blog yang sudah jadi untuk di jadikan blog yang sebenarnya(bisa di akses dari internet, server lokal yang kita buat tidak bisa diakses melalui internet hanya dari computer itu saja).
Dari penjelasan singkat saya diatas dapat diperoleh beberapa keuntungan dalam membangun server lokal bagi pembelajaran blogging :
1. Hemat biaya
2. Hemat tenaga, anda tidak perlu bolak-balik warnet untuk belajar blogging, cukup duduk di depan computer anda yang sudah anda buat menjadi server.
3. Kita tidak bingung dalam menentukan akan di bagaimanakan blog ini, karena dengan menggunakan server lokal kita bisa melakukan segalanya tanpa dibatasi bandwith seperti hosting di internet. Setelah semuanya matang maka kita bisa langsung milih hosting serta domain, kemudian upload semua file blog anda ke hosting. Tara… hasilnya akan sama dengan yang anda lakukan pada server lokal.
4. ……….(tambahin ya,,,,)
Setelah saya menjelaskan sedikit tentang server lokal, sekarang saya akan mejelaskan bagaimana cara mebangunnya. :
Yang dibutuhkan :
  • Komputer(64 MB RAM, 300 MB DiskSpace, OS XP)
  • XAMPP, bisa di download di http://www.apachefriends.org
  • Mesin Blog, wordpress bisa di download di http://wordpress.org
  • Boleh ditamba secangkir teh hangat untuk teman
Yang Harus Dilakukan Dalam Membangun Sebuah Server Lokal:
  • Download dan install XAMPP
  • Setelah selesai menginstall XAMPP, akan muncul koatk dialog yang menanyakan apaka kita mau ke control panel atau tidak, pilih Yes
  • Kemudian klik tombol Start pada Apache dan MySql untuk mengaktifkan web server lokal milik kita
  • Taaraa, lokal server milik anda telah berhasil di bangun.
Kemudian kita harus membuat database :
  • Bukalah Browser Internet yang anda sukai, ketika localhost/phpmyadmin
  • Setelah itu buatlah nama database pada kolom Create New Database, kemudian klik Create
  • Selesai, database Lokal Server Milik Anda sudah dibuat
Selanjutnya melakukan instalasi wordpress, dalam melakukan istalasi ini kita harus melakukan “Upload” secara manual ke dalam folder Web Server Lokal Milik Kita, karena dalam XAMPP tidak tersedia feature macam fantasticom, let’s do it :
  • Kemudian Ekstrak File mesin wordpress yang sudah anda download di tempat anda menginstal XAMPP, contohnya jika anda menginstall di drive C maka ekstrak di C:\xampp\htdocs\wordpress (jika belum ada folder wordpress buatlah foldernya)
  • Setelah itu buka Browser Internet anda, kemdian ketikkan http://localhost/wordpress kemudian tekan Enter
  • Lakukan instalasi wordpress masukkan data yang diminta, ingat untuk nama database adalah nama dari database yang tadi anda buat,, Lakukan hingga tuntas
  • SELESAI,, dengan ini maka saya nyatakan Web Server Lokal Anda Resmi di Berdiri.
Dari instalasi tersebut anda bisa melakukan apa saja semau anda, mengganti template, menambah plugins, dan lain – lain bisa anda lakukan semau anda.
Catatan : Untuk menambah template anda harus mendownloadnya terlebih dahulu di internet, di blog saya juga ada template khusus wordpress yang keren – keren(hehehehe, dikit promosi nieh). Setelah anda download ekstrak file tersebut di C:\xampp\htdocs\wordpress\themes
Untuk menambah plugin anda juga harus mendownload, kemudian ekstrak ke C:\xampp\htdocs\wordpress\plugins
Anda bisa melakukan edit terhadap template atau plugin tersebut langsung dengan mengedit file template atau plugin langsung dari folder tersebut.